Senin, 12 Oktober 2009

Soichiro Honda

Saichiro Honda mendapatkan julukan "The Japanese Henry Ford". Dan menjadi salah satu dari 25 orang paling berpengaruh di dunia pada tahun 1980 versi majalah People.

Soichiro Honda di masa mudaSoichiro Honda , 本田宗一郎, Honda Sōichirō, November 17, 1906 – August 5, 1991) adalah seorang engineer dan industrialis, dan pendiri Honda Motor Co. Ltd. Soichiro lahir di Hamamatsu, Shizuoka, Jepang.

Honda menghabiskan masa kecilnya bekerja membantu ayahnya sebagai seorang pandai besi, dengan bisnis perbaikan sepeda. Ibunya, Mika, bekerja sebagai seorang penjahit. Disaat usianya yang ke-15, tanpa memiliki bekal pendidikan formal, Honda pergi ke Tokyo untuk mencari pekerjaan. Bekerja magang di sebuah bengkel pada tahun 1922 sebagai mekanik mobil selama 6 tahun sebelum kembali ke kediamannya dan membuka bisnis bengkel mobil pada tahun 1928 saat usianya 22 tahun.

Pada tahun 1948, Honda memulai membuat sepeda motor sebagai seorang presiden dari Honda Motor Company. Honda berhasil mengubah perusahaan tersebut menjadi perusahaan jutaan dollar berskala multinasional yang memproduksi motor dengan penjualan terbanyak di dunia.

Soichiro HondaHonda tetap menjadi presiden perusahaan tersebut sampai tahun 1973, dengan jabatan direktur, kemudian ditetapkan sebagai "supreme adviser" pada tahun 1983. Status legendarisnya menjadikan majalah People menempatkannya di dalam daftar "25 Most Intriguing People of the Year" pada tahun 1980, dan mendapat julukan "The Japanese Henry Ford". Di masa pensiunnya, ia menyibukkan diri di Yayasan Honda.


Di usianya yang lanjut, Soichiro dan istrinya Sachi bahkan memiliki lisensi pilot pribadi. Ia juga menyukai ski, hang-gliding, dan balooning di usianya yang ke 77. Putranya Hirotoshi Honda, pendiri, dan sekaligus sebagai CEO Mugen Motorsports, sebuah modifikasi untuk kendaraan Honda yang juga membuat kendaraan-kendaraan balapnya sendiri.

Soichiro Honda meninggal pada tanggal 5 Agustus 1991 akibat gagal liver.

History of Honda



Honda - The Power of Dreams

Soichiro Honda adalah seorang mekanik yang setelah bekerja di Art Sokai, mengembangkan desain ring pistonnya sendiri pada tahun 1938.

Ia berencana untuk menjualnya pada Toyota yang menolak desain pertamanya. Setelah melakukan penyempurnaan lebih jauh, Honda akhirnya memperoleh kontrak dari Toyota.

Ia membuat sebuah pabrik untuk menyuplai Toyota, tapi tak lama, pada saat Perang Dunia II, pabrik piston tersebut hampir seluruhnya hancur.

Kemudian Soichiro Honda membuat kembali sebuah perusahaan dengan sisa-sisa yang ada akibat Perang Dunia II, negaranya mengalami krisis keuangan dan bahan bakar, namun tetap membutuhkan fasilitas transportasi. Honda, dengan memanfaatkan pabrik manufakturnya, memasang sebuah mesin pada sebuah sepeda yang menjadikannya alat transportasi murah dan efisien.

Ia memberi nama perusahaannya Honda Giken Kōgyō Kabushiki Kaisha yang berarti Honda Research Institute Company Ltd. Nama resminya di Jepang adalah Honda Motor Company, Ltd. Pada tanggal 24 September 1948, Honda Motor Co. secara resmi didirikan di Jepang.

Motor yang pertama kali dijual oleh Honda adalah A-Type, satu tahun sebelum Honda Motor Co. resmi didirikan. Kemudian pada tahun 1949 meluncurkan motor Honda D-Type, dengan mesin tunggal 98cc bertenaga 3 DK.

Pada tahun 1958, American Honda Company didirikan dan meluncurkan Honda C100 Super Cub pada tahun 1959. Pada tahun 1969 Honda memperkenalkan mesin SOHC segaris 4 silinder 750cc, untuk menyaingi motor-motor besar Harley Davidson yang menjadi image motor besar Amerika.
Honda Factory - Swindon


Honda Factory - Swindon

Honda mulai membuat prototipe mobil di akhir tahun 1960-an, yang ditujukan untuk pasar Jepang. Kendaraan yang diproduksi pertama kali adalah Honda T360 pada tahun 1963, sebuah truk pickup kecil dengan sebuah mesin 360cc bertenaga 30 DK yang 2 bulan kemudian diikuti dengan mobil pertamanya S500, mobil 2 pintu roadster bermesin 495cc 4 tingkat kecepatan dan bertenaga 44 DK dengan redline kecepatan putaran mesin di 9.500 rpm.

Honda mulai menapakkan kakinya di pasar Amerika pada tahun 1972 dengan mobil Civic-nya tepat sebelum krisis energi mempengaruhi perekonomian dunia. Aturan emisi gas buang di Amerika Serikat, memaksa pembuat mobil menambah pompa smog dan catalytic converter pada mesin-mesin mobil, sehingga menaikkan harga jual mobilnya. Namun, pada tahun 1975 Honda Civic CVCC (Compound Vortex Controlled Combustion) dapat lolos dari uji emisi gas buang tanpa perlu menambahkan catalytic converter pada mesinnya, dan juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar. Perusahaan-perusahaan di Amerika terlambat dalam mulai membuat mesin yang kecil, hemat bahan bakar, sehingga menaikkan penjualan Honda Civic, menaikkan reputasi Honda, dan meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap Honda.

Tahun 1976, Honda Accord menjadi populer di Amerika. Pada tahun 1982 Honda menjadi perusahaan manufaktur Jepang yang pertama didirikan di Amerika.

Pada tahun 1986 Honda memperkenalkan Acura, mobil mewah yang merupakan versi modifikasi dari mobil-mobil Honda dengan memberikan tenaga yang lebih besar dan lebih sporty. Model pertamanya adalah Acura Legend, dengan mesin 2.500 cc 151 DK. Hal ini mendatangkan cercaan dari produsen mobil-mobil mewah Eropa, terutama dari Mercedes-Benz.

Tahun 1987 merupakan tahun pertama Honda menerapkan teknologi keselamatan. Honda Prelude merupakan kendaraan pertama yang diengkapi dengan teknolgi 4WS (4-wheel steering). Tahun tersebut juga merupakan tahun pertama Honda melengkapi kendaraannya dengan SRS Airbag pada Honda (Acura) Legend.

Mesin VTECTahun 1989 Honda meluncurkan mesin mobil dengan VTEC, sistem variable valve timing yang memberikan perbaikan efisiensi bahan bakar dan performa mesinnya.

Pada tahun 1999 Honda mulai menjual Insight kendaraan kecil 2 tempat duduk dengan sumber energi hibrida, kombinasi dari mesin bensin 3 silinder 1.000 cc, dan sebuah baterai NiMH. Kombinasi tersebut dikendalikan oleh komputer dan menghasilkan mesin yang hemat bahan bakar dan emisi gas buang yang rendah. Telnologi hibrid ini menjadi salah satu pilihan pada mobil Honda Civic dan Accord.

Pada tahun 2006, Honda merencanakan untuk melengkapi VSA (Vehicle Safety Assist) dan sensor rollover pada truk ringannya, termasuk CR-V, Odysseym dan Acura MDX. Honda juga merencanakan untuk membuat mobilnya aman bagi pejalan kaki, dengan merancang kap, sudut-sudut body, dan konstruksi frame mobil yang lebih aman.

Untuk model tahun 2007, Honda merencanakan untuk meningkatkan tingkat keselamatan penumpang dengan memberikan front-side airbags, side-curtain airbags, dan rem ABS sebagai perlengkapan standar di semua mobil yang dikeluarkannya.

Technology - Remote Entry Security




Remote Entry
Aman dan nyaman

Remote Entry

Khusus untuk Honda Jazz model Sports, dilengkapi dengan sebuah sistem kemanan dengan menggunakan Remote Entry. Teknologi ini meningkatkan keamanan dan kenyamanan.

Membuka dan menutup kunci mobil dapat dilakukan secara remote (jarak jauh) dengan menggunakan remote control super-heterodyne.

Dapat digunakan untuk multiple user: sampai dengan 4 buah unit transmitter untuk digunakan pada sebuah kendaraan yang sama.

Technology - Steermatic


Steermatic 7-speed
Sistem transmisi otomatis 7-speed dengan pengaturan gigi pada roda kemudi.

Steermatic Logo Steermatic

Teknologi 7-speed steermatic memungkinkan pergantian transmisi dengan mudah, langsung dari roda kemudi. Perpindahan transmisi bisa disesuaikan dengan kondisi jalan dan gaya mengemudi.

Cukup tekan tombol utama di bawah kanan kemudi, kemudian pada instrumen panel akan muncul posisi gigi yang sedang digunakan dalam bentuk tampilan digital.

Untuk melakukan perpindahan gigi, tekan tombol plus-minus yang terdapat pada roda kemudi untuk mengatur tingkat gigi lebih tinggi atau lebih rendah.
Teknologi Lainnya

Technology - CVT-7




CVT-7 singkatan dari Continuous Variable Transmission 7-speed
Respon cepat dan tanpa hentakan.


Transmisi CVT-7 Logo CVT-7

Transmisi CVT dengan sistem belt-driven, dapat menyalurkan tenaga dari mesin ke roda dengan halus, respon yang cepat dan tanpa hentakan. Virtual gear ratio map dan 7-speed mode untuk simulasi perpindahan transmisi yang dinamis.

Transmisi otomatis yang konvensional terdiri atas sejumlah rasio tingkat kecepatan yang tetap. Sistem transmisi dengan otomatis memilih tingkat kecepatan yang paling sesuai dengan kecepatan aktual kendaraan dan posisi pedal gas. Meskipun begitu, kondisi ideal kerap masih tidak tercapai. Oleh karena itu, sejumlah transmisi otomatis menggunakan perubah torque ("torque converter") yang terhubung langsung dengan mesin.

Meski perangkat di atas terpasang dengan sistem "lock-up clutch:" atau kopling yang terkunci, hanya sekitar 90 persen tenaga mesin yang terpakai dengan efisien. CVT tidak menggunakan perangkat rasio tingkat percepatan yang tetap.

CVT juga tidak menggunakan "perubah torque" (torque converter) yang justru mencuri tenaga mesin. Sesuai dengan namanya, sistem ini tidak beroperasi secara bertahap, melainkan bekerja dari posisi diam ke kecepatan maksimum dengan halus dan tak terputus.

Dengan terus-menerus mencocokkan rasio ideal transmisi dengan kerja mesin, maka mesin kendaraan anda bekerja dengan sangat efisien baik dalam pengoperasian mode "D" atau drive di jalan raya atau penampilan yang lebih garang dengan mode "S" atau sport untuk kondisi off-road (HR-V 4WD).
Bagaimana Transmisi CVT Bekerja?

Transmisi CVT milik Honda secara kontinu memonitor durasi dan bukaan gas, dan secara otomatis mengubah mode pengendaraan untuk kontrol yang optimal.

Dengan mengoptimalkan range rasio dari kecepatan belt dan melengkapi transmisinya dengan kontrol tekanan pulleyside secara langsung, sistem transmisi ini memberikan rasa berkendara yang natural, meningkatkan efisiensi transmisi, dan memperbaiki tingkat ekonomis bahan bakar.

CVT diyakini mengoptimalkan kinerja mesin-mesin mobil berkadar emisi rendah seperti Honda Civic, Logo, HR-V, dan Honda City/Jazz.

Secara teknis, roda bergigi konvensional dalam CVT diganti dengan dua drum yang ukurannya dapat berubah, dan selembar sabuk baja (steel drive belt). Pergerakan sabuk baja ini dibentuk oleh setiap drum.

Diameter dari setiap drum diatur oleh sebuah komputer transmisi yang menambah atau mengurangi tekanan minyak ke dalam setiap bagian yang bergerak dari setiap drum.
Ini adalah rasio rendah (gigi 1).

Didalam gigi tinggi (top gear) tekanan tinggi minyak masuk ke dalam katrol penggerak "drive pulley". Diameter drum sekarang berputar balik sehingga katrol penggerak berputar lebih cepat dari katrol yang bergerak. Di dalam kedua posisi ini, rasio terendah dan tertinggi, komputer transmisi membantu menyeimbangkan tekanan minyak ke setiap drum dan ini menghasilkan rasio yang tepat ke kondisi jalanan dan posisi akselerator dan moda pengendaraan mobil (drive mode).

VTEC


VTEC singkatan dari Variable Valve Timing and Lift Electronic Control. Tenaga maksimal dan hemat bahan bakar.

Mesin VTEC Logo VTEC

Dengan teknologi VTEC, performa optimal pada kecepatan tinggi, namun tetap dapat mempertahankan efisiensi bahan bakar sehingga dapat menurunkan tingkat emisi dan polusi. Hanya pada mesin VTEC pengaturan ketinggian bukaan katup diatur secara elektronik. Pada putaran rendah, satu katup terbuka penuh dan katup lainnya hanya terbuka sedikit untuk menciptakan efek perputaran udara di dalam ruang bakar, sehingga dapat mencapai tenaga mesin yang optimal dan akselerasi responsif baik pada saat putaran RPM tinggi atau rendah.

Mesin VTEC® 1.5-liter, 16-valve memberikan tenaga yang relatif besar sekali pada Honda Jazz dengan kaitannya dengan ukurannya dan keekonomisan bahan bakar. Torsi sebesar 105 pound-ft pada tingkat putaran mesin rendah 4800 RPM memiliki arti bahwa pengemudi dapat menikmati akselerasi kendaraan yang cepat dengan tingkat kebisingan yang rendah, sehingga memberikan kenyamanan dalam berkendara.

Minggu, 11 Oktober 2009

i-DSI


i-DSI singkatan dari intelligent Dual and Sequential Ignition.
Efisiensi bahan bakar dan torsi maksimal


Mesin i-DSI Logo i-DSI

Mesin i-DSI sebagai teknologi pintar yang dirancang khusus untuk mobil kompak, dengan 2 buah busi pada tiap silinder di dalam ruang pembakaran dan pengontrolan waktu pembakaran secara cerdas, dapat mencapai ultra-high fuel economy dengan pemakaian bahan bakar yang rendah dan ekonomis, sekaligus menghasilkan torsi maksimal pada putaran RPM rendah sampai menengah, sesuai kecepatan pada penggunaan sehari-hari.

Mesin i-DSI melakukan pembakaran yang lebih efisien, sehingga menghasilkan tenaga mobil yang lebih responsif, pemakaian bahan bakar yang paling hemat di kelasnya, dan emisi gas buang yang lebih bersih.
Bagaimana i-DSI bekerja?

Mesin i-DSI mempunyai ruang pembakaran yang compact dan dua busi pada tiap silinder.

Sistem dual & sequential ignition mengatur waktu urutan pengapian dari kedua busi, yaitu pada langkah hisap dan langkah buangnya, berdasarkan kecepatan dan beban kerja mesin.

sistem i-DSI


Pengaturan ini memungkinkan pembakaran yang lebih cepat dan menyeluruh serta momen puntir yang besar pada kecepatan rendah-menengah.

Sistem tersebut akhirnya menghasilkan keseimbangan tinggi antara pemakaian bahan bakar yang ekonomis dan tenaga yang responsif.

Penggunaan dua buah busi membuat pembakaran bahan bakar menjadi lebih sempurna yang menjadikannya hemat bahan bakar namun tetap memberikan torsi yang maksimal